Rohaniawan Klenteng Kota Tegal: Tahun Kuda Api Terjadi 60 Tahun Sekali

Nino Moebi
Warga Tionghoa melaksanakan sembahyangan di Klenteng Tek Hay Kiong Kota Tegal. (Foto: Nino)

KOTA TEGAL, iNewsTegal.id - Dalam rangka Tahun Baru Imlek 2026, Rohaniawan Klenteng Tek Hay Kiong Kota Tegal, Li Wei Dao Chang yang akrab disapa Tan Ming San menyampaikan bahwa Tahun Baru Imlek 2026 merupakan Shio Kuda Api. Sebuah kombinasi yang hanya terjadi sekali dalam siklus 60 tahun.

Tan Ming San menjelaskan, makna shio kuda api dalam tradisi Tionghoa dalam sistem zodiak Tionghoa, setiap tahun dikaitkan dengan satu dari dua belas shio dan lima elemen utama, yaitu kayu, api, tanah, logam, dan air.

Secara filosofis kata Ming San kuda merepresentasikan kebebasan, energi, dan pergerakan, sedangkan api melambangkan gairah, kreativitas, dan transformasi.

"Gabungan keduanya dipandang sebagai simbol semangat maju, munculnya ide-ide baru, serta peluang untuk melakukan perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan," ujar Ming San, Selasa (17/2/2026).

Meski demikian, energi besar dari kuda api juga diyakini perlu diimbangi dengan pengendalian diri dan kebijaksanaan, agar semangat yang menyala tidak berubah menjadi tekanan emosional atau konflik yang tidak perlu.

Menurut Ming San Kuda memiliki karakter yang kuat dan dinamis serta ulet dalam bekerja, menjadikan tahun ini penuh peluang bisnis dan semua bergerak dengan cepat, apalagi dipengaruhi juga dengan unsur api yg membara.

Lebih lanjut Ming San mengatakan, perpaduan ini tidak menjadikan api yg terlalu kuat namun menciptakan unsur air didalamnya sehingga setelah memasuki tahun ini efek-efek gerak yang terlalu dinamis dari kuda dapat terkendali.

"Untuk itu hindari pengambilan keputusan yang sembrono dan kurang perhitungan, serta kendalikan emosi," ucapnya.

Rangkaian malam Tahun Baru Imlek, Klenteng Tak Hay Kiong Kota Tegal menggelar atraksi Barongsai dari Setia Dharma Yayasan Tri Dharma Kota Tegal. Dilanjutkan dengan upacara pembacaan Kitab Suci untuk menyambut datangnya Tahun Baru Imlek. Setelah itu persiapan dan pukul 23.30 WIB penyalaan lilin-lilin Imlek dari para umat.

"Tepat pukul 00.00 WIB dilaksanakan upacara sembahyang kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam menyambut datangnya Tahun Baru Imlek," tutur Ming San.

Editor : Rebecca

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network