get app
inews
Aa Text
Read Next : Viral Video Wanita Kesurupan di Guci Tegal Sampaikan Peringatan Soal Pancuran 13

Guci Terkena Musibah, Warga Larangan Dapat Berkah Limpahan Kayu

Minggu, 25 Januari 2026 | 22:46 WIB
header img
Warga Pantai Larangan Kramat Kabupaten Tegal panen kayu gratis. (Foto: Nino/iNewsTegal.id)

KABUPATEN TEGAL, iNewsTegal.id - Dibalik objek wisata air panas Guci terkena musibah akibat diterjang banjir bandang, ternyata warga Larangan Kecamatan Kramat mendapat berkah.

Ribuan kayu terdampar di sepanjang bibir pantai Larangan diambil oleh warga untuk keperluan memasak dan sebagian dijual. Bukan hanya kayu-kayu yang terdampar tapi pipa bekas saluran untuk air panas pun dipungut oleh warga sekitar.

Pemilik warung setempat warga RT 001 RW 02 Desa Larangan, Kramat, Kabupaten Tegal Kristin menyampaikan, kayu-kayu tersebut terdampar di sepanjang bibir pantai sejak tadi malam. "Kayu mulai terdampar sejak tadi malam Minggu dinihari (24/1/2026)," kata Kristin.

Sebelum kayu terdampar, warga juga panen ikan yang juga ikut terhempas ke pinggir pantai Larangan. "Jenis ikannya seperti nila, gabus, kakap dan macam-macam. Warga sekitar pada mungutin untuk di masak sendiri maupun juga dijual," tutur Kristin.

Menurut Kristin kayu-kayu yang memenuhi bibir pantai Larangan berasal dari muara Ketiwon yang terhempas ombak.

Warga sekitar Ali Sodikin (50) mengaku panen ikan yang terhempas ombak di bibir pantai Larangan mendapat 36 Kg ikan macam. "Saya tadi pagi dapar 36 Kg ikannya macam-macam," ucap Ali Sodikin.

Ali Sodikin selain mendapat ikan juga mungut kayu untuk keperluan memasak lontong tiap hari. "Biasanya saya beli kayu bakar untuk masal lontong Rp 60-Rp 70 ribu per Kubik. Ini karena ada kayu gratis Alhamdulillah tidak usah beli tinggal mungut semampunya karena kayu berlimpah," ujar Sodikin.

Kayu yang dipungut Ali Sodikin seperti kayu mahoni, sengon, pinus, dan kayu jawa lainnya. "Jenis kayu ada yang bekas potongan mesin, tapi kebanyakan kayu potongan yang tak beraturan," terang Sodikin.

Meski demikian Ali Sodikin merasa prihatin atas musibah yang dialami di Guci. "Kasihan saudara kita yang ada di Guci. Mudah-mudahan pada sabar," ucap Ali Sodikin.

Editor : Rebecca

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut