PWI Kabupaten Tegal Masa Bakti 2026-2029 Dikukuhkan di Kebumen
KEBUMEN, iNewsTegal.id - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah (Jateng) Setiawan Hendra Kelana melantik pengurus PWI Kabupaten Tegal masa bakti 2026-2029 di Segara View, Kebumen, Sabtu (7/11/2026).
Pengesahan susunan pengurus dilakukan melalui Surat Keputusan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah Nomor 054/SKET/PWI-JT/II/2026. Kepengurusan ini menjadi periode kedua bagi Ketua PWI Kabupaten Tegal terpilih M Fatkhurrohman bersama jajarannya.
Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana menekankan pentingnya menjaga kemitraan strategis antara pers dan pemerintah daerah. "Wartawan bukan musuh pemerintah, bukan musuh Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah). Kita bersama-sama justru punya musuh, yaitu hoaks dan akun-akun anonim yang sengaja memecah belah," ujarnya.
Setiawan Hendra Kelana menegaskan, Pers tetap berfungsi sebagai kontrol sosial sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Pers. Namun, kritik yang disampaikan harus berbasis data dan fakta serta diharapkan menghadirkan solusi konstruktif.
Ajakan menjaga kemitraan itu sejalan dengan tema pelantikan, 'Merawat Sinergi, Merefleksikan Kemitraan Strategis'.
"Pemerintah bertugas menjalankan pembangunan dan pelayanan publik, sementara insan pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi, mengawasi jalannya pemerintahan, sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat," ujar Setiawan Hendra Kelana.
Setiawan Hendra Kelana berharap pengurus yang baru dilantik terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia wartawan, menjaga marwah organisasi, dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman yang menyempatkan hadir dalam sambutannya menyampaikan, mengajak insan pers menangkal hoaks dan memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah untuk mengawal pembangunan.
Di tengah dinamika informasi yang berkembang, Ischak mengajak insan pers bersama-sama menjaga kondusivitas daerah dan menangkal berita bohong atau hoaks. Menurut dia, suasana Kabupaten Tegal yang kondusif merupakan modal penting bagi kelancaran pembangunan. Karena itu, kemitraan pemerintah dan pers perlu terus dirawat melalui komunikasi, keterbukaan, dan penyampaian informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Menurut Bupati Ischak pemerintah daerah dan insan pers memiliki peran berbeda, tetapi saling melengkapi. Ischak menyebut komunikasi dengan PWI Kabupaten Tegal telah terjalin baik selama dua tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Ahmad Kholid.
Ia berharap kepengurusan baru menjadi momentum untuk memperkuat soliditas organisasi dan menjaga kemitraan yang telah dibangun. Menurut dia, tujuan utama sinergi itu adalah memberi manfaat bagi masyarakat.
Pemerintah daerah menjalankan program pembangunan dan pelayanan publik, sementara pers membantu menyampaikan informasi tentang program, capaian, dan persoalan yang membutuhkan perhatian bersama.
"Sinergitas itu bukan berarti harus berjalan dengan cara yang sama. Sinergitas adalah mencapai satu tujuan melalui jalan yang berbeda, tetapi saling melengkapi dan saling mengisi," ungkap Bupati Ischak.
Sementara Wakil Bupati Ahmad Kholid menyebut PWI sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Ia berharap kolaborasi yang konstruktif terus diperkuat agar program pemerintah daerah berjalan baik dan bermanfaat bagi masyarakat.
Ajakan serupa disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Amir Makhmud. Menurut dia, media dapat membantu pemerintah meluruskan informasi yang berkembang, terutama ketika muncul kabar yang belum terverifikasi. Amir mengajak semua pihak memerangi hoaks yang dapat membahayakan kehidupan bermasyarakat dan menghambat pembangunan daerah. Dalam hal kemitraan, Amir menyatakan pembangunan daerah tidak dapat dilaksanakan pemerintah sendirian.
"Dibutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk masyarakat dan insan pers, untuk mewujudkan kesejahteraan bersama," tutup Sekda Amir.
Editor: Rebecca