Agung tidak hanya melihat gedung yang roboh tetapi, sarana pra sarananya termasuk meja belajar masih meja jadul. "Meja itu seperti zaman saya sekolah SD dulu yang tentunya sudah tidak layak lagi untuk saat ini. Mudah-mudahan kita bisa mengusulkan lewat revitalisasi aspirasi anggota dewan satu paket maupun mebelernya," terang Agung.
Di Tahun 2026 ini ketika usulannya sudah masuk Agung minta dikawal benar-benar agar hasil bagus dan maksimal, kegiatan belajar anak-anak nyaman.
Disinggung nominal bantuan, Agung mengatakan sesuai kebutuhan. Nilai bangunannya berapa, ruang kelas berapa, mebelernya berapa, dan fasilitas pendukung lain seperti musolah, toilet, perpustakaan nanti dipersiapkan secara teknis.
"Kalau kita berhasil mengajukan menu kebutuhan. Bukan keinginan kepala sekolah, bukan keinginan anggota dewan, bukan keinginan dinas tapi skala kebutuhan. Kalau kita berbasis pada skala kebutuhan, InsyaAllah Pemerintah pusat akan membuka mata," pungkas Agung.
Editor : Rebecca
Artikel Terkait
