7 Ular Terpanjang di Dunia yang Masih Berkeliaran di Alam Bebas, Ada di Hutan Kalimanatan

Wahyu Budi Santoso/Net Tegal
.
Senin, 05 September 2022 | 19:59 WIB
Tujuh ular terpanjang di dunia yang masih berkeliaran di alam bebes, ada di hutan Kalimantan. (Foto: DOK.iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Tujuh ular terpanjang di dunia yang masih berkeliaran di alam bebes, ada di hutan Kalimantan. Ular terpanjang di dunia saat ini masih hidup di alam bebas, tercabukti banyak ular-ular besar masih berkeliaran di hutan Kalimantan dan Amazon

Ular adalah kelompok hewan reptilia yang tidak berkaki dengan tubuh panjangnya yang secara alamiah, mereka hidup berkelompok dalam satu sub-ordo, seperti serpentes dan squamata, bersama dengan kadal. Di dunia, salah satu jenis ular yang sering dijumpai adalah Anaconda Hijau dan Phyton Sanca

Kedua jenis ular tersebut biasanya bertahan hidup dengan cara membunuh mangsanya seperti melingkar atau meremasnya hingga lemas, lalu mati. Lantas  ular apa saja yang masuk dalam kategori terpanjang di dunia?. Dikutip dari berbagai sumber, Senin (5/9/2022) ini lah ulat terpanjang di dunia yang masih berkeliaran di alam bebes.

Ular terpanjang di dunia yang masih berkeliaran di alam bebes:

1. Anaconda Hijau 

Dengan ukuran panjang hingga 29 kaki dan berat mencapai 550 pon (249 Kg), Anaconda Hijau mendapat nama “raja ular” yang tak terbantahkan. Ular ini adalah ular yang sangat besar dan berat sehingga mampu beradaptasi dengan kehidupan di dalam air. 

Biasanya ular ini akan hidup di perairan seperti sungai dan rawa karena dengan membawa tubuhnya berenang, akan jauh lebih mudah dibanding menyeret tubuhnya di darat. Oleh sebab itu, Anaconda telah berevolusi dengan memiliki mata serta lubang hidung yang berada di atas kepala mereka untuk bertahan hidup melalui penglihatan, penciuman serta deteksi panas. 

Fakta menariknya, Anaconda hijau bukanlah spesies ular yang terancam punah. 

2. Python Reticulatus 

Ular ini berasal dari Asia Tenggara dan biasa disebut dengan sanca batik. Ular ini memiliki tubuh yang besar serta kulit yang indah. Pola yang cukup mencolok pada kulitnya lah yang digambarkan sebagai “reticulate”.

Sayangnya, kulit indah yang dimiliki ular ini sering dijadikan sebagai bahan perdagangan kulit komersial. Untungnya, ular sanca batik ini bukan spesies yang terancam punah. Dengan panjang badan mencapai 33 kaki, ular ini termasuk kedalam ular terpanjang di dunia. 

3. Phyton Burma 

Phyton Burma adalah spesies ular yang relative jinak yang cocok dijadikan sebagai hewan peliharaan. Namun sayangnya, dengan panjang badan yang mencapai ukuran 23 kaki, pemilik yang belum berpengalam akan merasa sulit dan berbahaya untuk merawat mereka. 

Namun dengan begitu, ular yang bisa disebut dengan sanca burma ini, mempunyai kemampuan bernafas hingga 30 menit dan fakta menariknya, di Everglades, ular ini mampu bertarung dan memakan buaya secara teratur. Sayangnya, di Everglades mereka hampir mengalami kepunahan. 

Halaman : 1 2
Bagikan Artikel Ini