Kota Tegal Dipilih Pertama Program BOOM 2026
KOTA TEGAL, iNewsTegal.id - Kota Tegal terpilih menjadi kota yang pertama melaksanakan program BOOM (Berkah Ojeg Online MyPertamina) 2026.
Kegiatan bertajuk MyPertamina Wiken Fes 2026 berlangsung mulai Sabtu (31/1/2026) dan Minggu (1/2/2026) di area parkir Rita Supermall Kota Tegal.
"Kegiatan BOOM di Kota Tegal ini merupakan yang pertama kalinya digelar," kata Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, Sabtu (31/1/2026) sore.
Eko Ricky Susanto menyampaikan, program ini didedikasikan kepada teman-teman pejuang jalanan pengemudi ojeg online untuk semua provider khususnya sepeda motor roda dua. Hal itu kata Eko sebagai apresiasi PT Pertamina Patra Niaga kepada teman-teman ojeg online yang telah berpartisipasi menggunakan produk khususnya BBM Pertamina.
"Selain itu juga merupakan bagian program PT Pertamina 2026 bagaimana untuk mendekatkan lagi kepada konsumen," ujarnya.
Pertamina memberikan apresiasi kepada masyarakat dengan program untuk masyarakat seluruh Indonesia agar lebih banyak lagi menggunakan produk Pertamina seperti Pertamax, Pertamax Series, Dex Series.
Program ini akan berjalan tiga periode dengan menyiapkan hadiah utama 100 sepeda motor untuk pengemudi ojeg online yang dibagi tiga periode. Selain itu juga hadiah lain seperti voucher My Pertamina.
Hadiah diprioritas untuk ojeg online kendaraan sepeda motor, Eko beralasan karena ojeg online dalam musim hujan seperti ini yang rentan terpapar di jalanan. Selain itu ojeg online sangat terlibat aktifitas di Pertamina juga banyak membantu menjelaskan dan menginformasikan produk-produk milik Pertamina khususnya di Pertamax.
"BOOM mulai 1 Februari 2026 sistem akan mulai berjalan. Teman-temen ojeg online sudah bisa melakukan proses transaksi dan mendapatkan point," terangnya.
Memilih Kota Tegal yang pertama karena Kota Tegal menjadi titik utama mengcover kepadatan saat mudik Satgas Ramadan dan Idul Fitri 2026.
Kegiatan perdana ini yang jelas melibatkan semua provider dan berharap dengan melibatkan sebanyak-banyaknya pengemudi online. "Kalau data kita secara nasional jumlahnya ada 1-2 juta pengemudi online yang terlibat dan partisipasi pada kegiatan ini. Kita berharap semua bisa berpartisipasi," ujarnya.
Editor : Rebecca