Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kapolda Jateng Tinjau Skrining TOSS TB dan Tracing Kontak Erat di Puskesmas Adiwerna Tegal
Advertisement . Scroll to see content

Bergaji Ratusan Juta, Pria Bikin Kuota Ibu-ibu Sekarat, Ini Pelakunya

Selasa, 04 Januari 2022 | 16:20 WIB
  • author Tim Liputan
Bergaji Ratusan Juta, Pria Bikin Kuota Ibu-ibu Sekarat, Ini Pelakunya
Tangkapan layar video

JAKARTA, iNews.id - Kisah di balik layar seorang YouTuber mainan anak-anak mendadak viral di media sosial TikTok. Siapa sangka, dari pekerjaan itu, pria tersebut bisa meraup pendapatan hingga ratusan juta rupiah.

Video tersebut sukses menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet usai diunggah oleh akun jejaring sosial TikTok fauzi.sh. Tidak tanggung-tanggung, video yang ditayangkan pada 30 Desember 2021 itu telah ditonton sebanyak lebih dari 1 juta kali.
.
“Viewsnya bisa puluhan juta,” tulis si pengunggah video. Dilansir @faktaterupdate, pada video itu, terlihat seorang pria yang sedang membawa beberapa truk mainan di dalam tempat sampah berwarna merah.

Sambil memegang ponsel, bibirnya tampak mengatakan sesuatu. Kemudian, dia berjalan di pinggir sungai seraya mengambil truk mainan yang tergeletak di sana.

Usut punya usut, rupanya pria itu sedang membuat video YouTube. Hebatnya lagi, melalui profesi tersebut, si pria berhasil memeroleh pundi-pundi hingga ratusan juta rupiah. Tidak hanya itu, karena menonton videonya, emak-emak pun harus kehilangan banyak kuota. Pasalnya, video-video yang dibuat oleh si pria banyak disukai oleh anak-anak.

“Pemuda gondrong bergaji ratusan juta. Bikin kuota emak-emak sekarat,” terang si pengunggah. Siapa sangka, video tersebut langsung dihujani komentar dari warganet pengguna TikTok. Lucunya lagi, banyak emak-emak yang turut meninggalkan jejak.
 

 

Editor: Miftahudin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut