Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir Rob Berpotensi Terjadi hingga 10 Januari 2026, Warga Pesisir Tegal dan Brebes Diminta Waspada
Advertisement . Scroll to see content

Fenomena Aphelion Bikin Suhu Jadi Lebih Dingin, Begini Penjelasannya

Kamis, 10 Juli 2025 | 09:48 WIB
  • author Dilla Nur Fadila
Fenomena Aphelion  Bikin Suhu Jadi Lebih Dingin, Begini Penjelasannya
Deputi Klimatologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa fenomena Aphelion terjadi saat Bumi berada pada jarak terjauh dari Matahari dalam orbitnya. Foto: ist

JAKARTA, iNewsTegal.id – Deputi Klimatologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa fenomena Aphelion terjadi saat Bumi berada pada jarak terjauh dari Matahari dalam orbitnya.

Peristiwa ini biasanya berlangsung setiap bulan Juli. Untuk tahun 2025, Aphelion telah terjadi pada 5 Juli lalu.

"Aphelion adalah titik di mana Bumi paling jauh dari Matahari dalam lintasan orbitnya, dengan jarak sekitar 152 juta kilometer," ujarnya pada Selasa (8/7/2025).

Sebagai fenomena astronomis tahunan, Guswanto menegaskan bahwa Aphelion tidak menyebabkan perubahan iklim atau cuaca ekstrem, melainkan hanya berpengaruh kecil terhadap penurunan suhu udara.

Menurutnya, Aphelion memang rutin terjadi setiap awal Juli dan berlangsung singkat, saat posisi Bumi mencapai titik terjauh dari Matahari.

Editor: Miftahudin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut