get app
inews
Aa Text
Read Next : Pengurus PC Fatayat NU Diminta Jalankan Organisasi Lebih Maju

Pengurus Masjid Agung Kota Tegal dan Paguyuban Pedagang Minta Car Free Night Ditiadakan

Jum'at, 20 Februari 2026 | 00:33 WIB
header img
Masjid Agung berada di kawasan Alun-alun Kota Tegal. (Foto: Nino)

KOTA TEGAL, iNewsTegal.id - Pengurus Masjid Agung Kota Tegal, dan Paguyuban Paguyuban Pedagang Alun-alun Kota Tegal (P2KAT) minta kepada Pemerintah Kota Tegal agar kebijakan 'Care Free Night' yang diterapkan setiap Sabtu petang untuk ditiadakan.

Usulan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Umum Masjid Agung Kota Tegal, Abdul Hayyi atas pertimbangan dari sejumlah pengurus yang berdomisili di wilayah Timur Alun-alun.

Selain pengurus, juga untuk mempermudah akses para jama'ah Masjid Agung yang berdomisili di wilayah Kelurahan Panggung, Mintaragen, Kelurahan Slerok dan sekitarnya untuk menjalankan solat Maghrib, Isya dan Tarawih.

"Kami segenap pengurus dan warga yang berada di wilayah Timur Alun-alun usul agar kebijakan Care Free Night untuk Ditiadakan selama Ramadan," usul Abdul Hayyi, Kamis (19/2/2026).

Usulan tersebut menurut Hayyi semata-mata untuk mempermudah akses jamaah yang akan menjalankan ibadah. Selain pengurus Masjid Agung, permintaan yang sama juga disampaikan dari Paguyuban Pedagang Alun-alun Kota Tegal (P2KAT).

Ketua Ketua Paguyuban Pedagang Kawasan Alun-alun Kota Tegal (P2KAT), Anis Yuslam Dahda meminta pada Pemerintah Kota Tegal untuk kebijakan Car Free Night tiap hari Sabtu petang dan Care Free Day pada Minggu pagi tidak diterapkan selama bulan Ramadan.

Anis Yuslam mengatakan, di bulan Ramadan banyak umat Muslim beribadah sholat Tarawih pada jam sholat Isya di Masjid Agung. Selain untuk mempermudah akses warga beribadah di bulan Ramadan, para pedagang juga berharap mengais rejeki untuk bisa berlebaran.

"Untuk menghindarkan gesekan dibawah, kami berharap Pemkot Tegal Arif dan bijaksana menyikapi ini. Di bulan Ramadan apa lagi urusannya perut orang bawah," ujar Anis.

Sekira 421 orang yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Kawasan Alun-alun Kota Tegal berharap Pemerintah Kota Tegal untuk tidak memberlakukan baik Care Free Night maupun Care Free Day.

Anis sepakat langkah Pemerintah Kota Tegal melakukan penertiban para Pedagang Kaki Lima (PKL) maupun parkir. "Asal tidak menutup akses saat malam minggu," ujar Anis.

Dampak dari penutupan akses kata Anis banyak orang PHK, turunnya omset penjualan 30-45 persen.

Sementara Ketua Komisi III DPRD Kota Tegal, Sutari SH MH menyampaikan untuk Care Free Night bisa ditiadakan dulu sementara. Tapi, menurut Sutari untuk Care Free Day masih bisa berjalan seperti biasanya karena, meskipun bulan Ramadan warga masyarakat tetap ada yang joging di kawasan Alun-alun dan Jalan Pancasila.

"Kalau untuk Care Free Night kami sepakat untuk ditiadakan sementara. Sedangkan Care Free Day sebaiknya masih bisa diberlakukan karena meskipun bulan ramadan warga juga tetap ada yang olahraga seperti joging," terang Sutari.

Terpisah Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tegal, Abdul Kadir SH MH saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih tetap memberlakukan Care Free Night. "Ya sementara masih berlangsung sambil menunggu instruksi lebih lanjut," singkat Abdul Kadir yang akrab disapa Ading.

Editor : Rebecca

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut