Kesra Setda Kota Tegal Gelar Seminar Keagamaan Toleransi Umat Beragama
KOTA TEGAL, iNewsTegal.id - Merekatkan hubungan masyarakat, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) menggelar Seminar Keagamaan Toleransi Umat Beragama di Gedung Swam, Kamis (5/3/2026) petang.
Seminar dibuka oleh Kepala Bagian Kesra Pemerintah Kota Tegal H Firman Hadi SH, MH menghadirkan Anggota DPRD Kota Tegal, Bagas Satya Indrana SH, MH, dan Ketua FKUB Kota Tegal H Drs A Firdaus Muktadi.
Kabag Kesra Setda Kota Tegal Firman Hadi dalam sambutannya mengatakan seminar keagamaan digelar untuk semakin merekatkan hubungan antar masyarakat. Serta meningkatkan semangat toleransi antar umat beragama.
"Melalui kegiatan ini, kita tentu berharap semangat toleransi yang selama ini sudah terbangun akan terus meningkat. Sehingga menjadikan Kota Tegal sebagai kota yang toleransinya tinggi," kata Firman Hadi dihadapan ratusan peserta yang didominasi kaum Ibu-ibu.
Ketua FKUB Kota Tegal Firdaus Muhtadi mengungkapkan, selama ini di Kota Tegal tidak pernah terjadi konflik yang berlatar belakang agama. Firdaus mengajak menjaga sikap saling menghormati, menghargai, dan menerima perbedaan keyakinan antar individu atau kelompok tanpa diskriminasi.
"Ini mencakup kebebasan menjalankan ibadah sesuai keyakinan masing-masing, tidak memaksakan kehendak, serta menjaga kerukunan dan perdamaian sosial di tengah keberagaman," ujarnya.
Sementara Anggota DPRD Kota Tegal termuda Bagas Satya Indrana menyampaikan, ramadan kali sangat unik. "Bulan ramadan kali ini menjadi unik. Pasalnya di bulan Ramadan ada perayaan Tahun Baru Imlek 2577 dan Jumat Agung," terang Bagas.
Menurut Bagas, toleransi merupakan sikap menerima perbedaan dengan lapang dada. Tanpa, adanya perasaan emosional apapun. "Dengan kata lain, toleransi ini menerima perbedaan dengan ikhlas. Tidak ada perasaan marah atau emosi apapun," katanya.
Indonesia sebagai negara negara majemuk, toleransi adalah pilar penting dalam menjaga persatuan berdasarkan Pancasila. "Sikap toleransi beragama mencerminkan kedewasaan dalam beragama dan memperkuat persaudaraan, baik sesama manusia maupun antar umat beragama," tutup Bagas.
Editor : Rebecca