Kuota SMP Ihsaniyah Kota Tegal Tahun Ajaran 2026 Hanya 6 Rombel
KOTA TEGAL, iNewsTegal.id - SMP Ihsaniyah Kota Tegal yang menjadi sekolah unggulan untuk penerimaan siswa baru hanya mendapat kuota 6 rombongan belajar (Rombel).
"Iya kami mendapat jatah dari Dinas Pendidik dan Kebudayaan Kota Tegal hanya 192 siswa," kata Kepala Sekolah SMP Ihsaniyah Kota Tegal, Kepala Sekolah SMP Ihsaniyah Kota Tegal Andri Apriudin S.Kom, S.Pd, M.Si, Kamis (4/6/2026).
Andri menjelaskan, pihaknya sudah pernah mengusulkan untuk menambah kuota menerima siswa baru tapi, jatah dari Disdik saat ini hanya 192 untuk 6 rombongan belajar.
Tiap tahun animo masyarakat yang ingin masuk SMP Ihsaniyah terus bertambah. "Kami juga sudah mengusulkan untuk minta tambah kuota, ternyata belum bisa bertambah," ujarnya.
Dari 6 Rombel kata Andri sebanyak 192 Siswa untuk 8. Untuk kelas fullday, Intensif 2 kelas, Bilingual 4 kelas, dan Boarding (Hafis quran) 2 kelas.
Terpisah Sekretaris Dinas Pendidik dan Kebudayaan Kota Tegal, Sarwono Singgih Primadi, ST, MT saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. "Iya memang segitu untuk SMP Ihsaniyah 6 rombel. Sekarang sudah terkunci di Dapodik (Data Pokok Pendidikan) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan," terang Singgih.
Humas SMP Ihsaniyah Kota Tegal, Siti Teguh Ramandani, S.Pd menambahkan, penerimaan siswa dibuka sejak bulan Oktober 2025 sampai quota terpenuhi. Calon peserta didik yang berminat masuk SMP Ihsaniyah saat ini masih memiliki kesempatan.
“Pendaftaran masih dibuka, tetapi kuota yang tersedia sudah mulai terisi sehingga kami mengimbau masyarakat segera melakukan pendaftaran,” kata Siti Teguh Ramandani yang akrab disapa Miss Dani.
SMP Ihsaniyah memiliki tiga program kelas yakni Intensive, Bilingual dan Boarding. Untuk Intensive dan Bilingual menerapkan sistem full day school dengan penguatan akademik serta pengembangan keterampilan siswa.
Kelas intensive memiliki tambahan pembelajaran desain grafis dan tersedia dalam dua rombongan belajar. Melalui kelas intensive, siswa tidak hanya mendapatkan pelajaran akademik, tetapi juga keterampilan desain grafis yang bermanfaat di era digital.
Kelas Bilingual kata Miss Dani difokuskan pada peningkatan kemampuan berbahasa Inggris untuk menunjang prestasi siswa. Program tersebut disiapkan agar siswa mampu mengikuti berbagai perlombaan bahasa Inggris hingga tingkat nasional. "Kelas bilingual tersedia empat rombongan belajar," terangnya.
Bagi siswa yang ingin memperdalam pendidikan agama, ada di program Boarding School dengan sistem mondok. Program boarding memberikan lebih banyak untuk pembelajaran tahfiz Al-Qur’an dan pembinaan karakter Islami.
Editor : Rebecca