Kapolda Jateng Tinjau Skrining TOSS TB dan Tracing Kontak Erat di Puskesmas Adiwerna Tegal
KABUPATEN TEGAL, iNewsTegal.id - Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Adiwerna, Kabupaten Tegal, Rabu (23/9/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau pelaksanaan skrining dan pemeriksaan Tuberkulosis (TB), termasuk pemeriksaan dahak, rontgen gratis, serta tracing kontak erat penderita TB.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Jateng didampingi Kabid Dokkes Polda Jateng Kombes Pol. Ignatius Hendra Arifianto, Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, serta sejumlah pejabat utama Polres Tegal. Turut hadir Bupati Tegal H. Ishack Maulana Rohman, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal Edy Sucipto, Kepala Puskesmas Adiwerna Titin Winingsih, perwakilan Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Kabupaten Tegal, para Kapolsek jajaran, serta tamu undangan.
Setibanya di Puskesmas Adiwerna, Kapolda Jateng menyapa masyarakat yang mengikuti kegiatan skrining dan Active Case Finding (ACF) TB. Kapolda bersama rombongan kemudian meninjau proses pendaftaran dan skrining yang dilaksanakan tenaga kesehatan Puskesmas Adiwerna bersama Dokkes Polres Tegal.
Peninjauan dilanjutkan dengan melihat proses pengambilan sampel dahak di ruang bilik dahak serta pemeriksaan rontgen bagi pasien. Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari upaya menemukan kasus TB secara lebih dini sekaligus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan.
Dalam mendukung upaya penemuan dan penanganan kasus TB, Polres Tegal turut mengembangkan dan mendorong pemanfaatan TOSS TB (Temukan Obati Sampai Sembuh Tuberkulosis) dalam pelaksanaan tracing kontak erat penderita TB.
Inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat keterlibatan Bhabinkamtibmas bersama tenaga kesehatan dalam menemukan kontak erat dan mendorong masyarakat mendapatkan pemeriksaan serta pengobatan secara tepat.
Polres Tegal menjadi penggagas pertama pemanfaatan TOSS TB untuk mendukung tracing TB di Jawa Tengah, yang kemudian menjadi salah satu bentuk inovasi dalam memperkuat sinergi antara kepolisian dan tenaga kesehatan dalam penanganan penyakit TB.
Melalui peran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat, proses tracing dapat dilakukan dengan pendekatan yang lebih dekat dan humanis. Personel tidak hanya membantu melakukan penelusuran kontak erat, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan dini, kepatuhan menjalani pengobatan, serta upaya mencegah penularan TB.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jateng, Kapolres Tegal, Bupati Tegal, dan Kepala Puskesmas Adiwerna turut menyerahkan bingkisan kepada perwakilan pasien. Sebanyak 80 orang penerima bantuan mendapatkan bingkisan dalam kegiatan tersebut.
Kapolda Jateng juga memberikan penghargaan kepada dua personel Bhabinkamtibmas yang memiliki capaian tracing kontak erat penderita TB tertinggi di jajaran Polda Jawa Tengah, yakni AIPDA Andrieas Eka, dan BRIPDA Toto Yuniarto.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam penanganan TB merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dan tenaga kesehatan sekaligus wujud pelayanan Polri kepada masyarakat. “Polri melalui Bhabinkamtibmas akan terus mendukung skrining dan tracing kontak erat penderita TB bersama tenaga kesehatan. Melalui TOSS TB, kami berupaya memperkuat proses penemuan kontak erat agar masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan dapat segera mendapatkan pelayanan dan penanganan,” ujar Kapolres Tegal.
Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, terdapat 6.034 penderita TB paru di Kabupaten Tegal, dengan sekitar 65 persen telah mendapatkan penanganan. Upaya skrining, pemeriksaan, pengobatan, dan tracing kontak erat terus dilakukan untuk memperluas penemuan kasus serta mencegah penularan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Sinergi antara Polri, Dinas Kesehatan, Puskesmas, PPTI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat penanganan TB. Bhabinkamtibmas diharapkan terus berperan aktif membantu edukasi, tracing kontak erat, serta menghubungkan masyarakat dengan layanan kesehatan.
Kehadiran TOSS TB yang didukung peran aktif Bhabinkamtibmas menunjukkan bahwa Polri terus mengembangkan pendekatan pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Polri hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mengambil bagian dalam upaya kemanusiaan dan peningkatan kesehatan masyarakat.
Editor: Rebecca