Fenomena Aphelion Bikin Suhu Jadi Lebih Dingin, Begini Penjelasannya

Dilla Nur Fadila
Deputi Klimatologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa fenomena Aphelion terjadi saat Bumi berada pada jarak terjauh dari Matahari dalam orbitnya. Foto: ist

Penurunan suhu udara yang dirasakan di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya pada pagi dan malam hari, lebih disebabkan oleh tiupan angin Monsun Australia yang membawa udara dingin dari arah selatan.

Kondisi ini diperkuat oleh langit yang cerah dan kelembapan rendah, sehingga panas dari permukaan Bumi mudah terlepas ke atmosfer saat malam, tanpa tertahan awan. Akibatnya, suhu udara pun turun lebih drastis.

Guswanto juga menambahkan bahwa faktor lain seperti kemiringan sumbu Bumi serta distribusi daratan dan lautan memiliki pengaruh yang jauh lebih besar terhadap variasi suhu lokal dibandingkan Aphelion itu sendiri.
 



Editor : Miftahudin

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network