Selain itu, seluruh kendaraan bermuatan berat, termasuk kendaraan pengangkut material pembangunan Jembatan Kalierang di Desa Karangjambu, Kecamatan Balapulang, untuk sementara tidak diperkenankan melintas di lokasi jalan ambles tersebut.
"Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi ambles atau longsor susulan, terutama apabila kembali terjadi hujan dengan intensitas tinggi," ujarnya.
Diketahui Jalan Raya Batunyana–Danasari merupakan jalur alternatif utama masyarakat menuju wilayah Danasari, Cilongok, dan Balapulang, khususnya bagi kendaraan roda empat, menyusul ditutupnya Jembatan Sungai Erang di Desa Karangjambu.
Kompol Khaerun mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tetap waspada, mematuhi rambu-rambu peringatan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
Editor : Rebecca
Artikel Terkait
