KOTA TEGAL, iNewsTegal.id - Menanggapi berita Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah (Jateng) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tegal amankan 9 orang positif narkotika, pihak tempat hiburan 101 Kota Tegal buka suara.
Kuasa Hukum Biliar, Longs, dan Karaoke 101 Kota Tegal Yanuar Ragil Syahrizal didampingi Manager Operasional Steve kepada sejumlah wartawan menyampaikan, bahwa berita terakit narkoba yang menyeret nama 101 adalah tidak benar.
"Berita 101 digerebeg, operasi di sidak, ada operasi senyap di 101. Tidak seperti itu," kata Yanuar Ragil, Jumat (14/8/2026) petang.
Yanuar Ragil menjelaskan, kenapa kemarin ada tes urin dari Badan Narkotik Nasional (BNN). Sebelumnya ada pemeriksaan dari BNNP Jateng bersama BNN Kota Tegal sudah konfirmasi ke pihaknya (Management).
"Mereka memberitahukan kepada kami bahwa ada pengembangan perkara lain yang memang alur ceritanya mengarah dugaannya ke 101. Semua kan masih dugaan. Jadi ada peristiwa penangkapan oleh BNNP Jateng dan BNN Kota Tegal pada salah satu oknum, lalu dugaannya mengarah ke karyawan kami," terang Yanuar Ragil.
Dari management sangat respon terhadap hal tersebut. Kalau memang ada indikasi adanya peredaran tersebut silahkan dibuktikan. "Kami membuka pintu lebar-lebar untuk dilakukan tes urin terhadap seluruh karyawan atau klien kami," ucap Yanuar Ragil.
Lebih lanjut Yanuar Ragil mengatakan, saat itu pukul 22.00 dari BNN datang memeriksa seluruh karyawan total ada 42 orang untuk dilakukan tes urine lokasinya di KTV (Karaoke) bukan di tempat Biliar. Setelah dilakukan pemeriksaan sperti foto dan video yang beredar. "Hal itu kami sangat merespon dan Wellcome. Dari 42 orang yang menjalani tes urine, 9 orang dinyatakan positif," ujar Yanuar Ragil.
Ragil menegaskan kembali, bahwa tes urine dilakukan di tempat KTV, dan disitu tidak ditemukan barang bukti. "Kami tegaskan saat dilakukan tes urine tidak ada barang bukti, hanya sebatas positif narkotika. Sedangkan barang bukti oleh BNN ditemukan di tempat kos yang bersangkutan. Jadi bukan di KTV atau diluar sepengetahuan kami," tegasnya.
Tentunya kata Ragil dari management 101 sangat apresiasi dengan langkah BNN. "Perlu diketahui mungkin hanya di perusahan kami yang setiap dua bulan sekali melakukan pemeriksaan tes urine yang bekerjasama dengan BNN," terangnya.
BNN menurut rencana 9 orang yang dinyatakan positif narkotika akan dilakukan rehabilitasi. Selaras dengan hal tersebut pihaknya sangat mendukung, karena salah satu program dari pemerintahan Presiden Prabowo adalah memberantas narkoba. "Kedepan kami selalu akan menjalankan pemeriksaan tes urine berkelanjutan seperti yang sudah dilakukan pada tiap dua bulan sekali," ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 9 orang dinyatakan positif narkotika, ekstasi dan sabu saat Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah bersama BNN Kota Tegal melakukan razia di tempat hiburan malam Kota Tegal pada Rabu hingga Kamis, 12-13 Agustus 2026.
Razia dipimpin langsung oleh Kepala BNN Kota Tegal, Kunarto, dan melibatkan Tim Gabungan BNN Provinsi Jawa Tengah serta BNN Kota Tegal.
Editor : Rebecca
Artikel Terkait
