Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Pengajian di Bekasi Janjikan Masuk Surga asal Bayar Rp1 Juta, Keberadaan Anjing Ganggu Warga!
Advertisement . Scroll to see content

Mengejutkan! Pengakuan Pria Yang Dulu Viral Mengaku Tuhan Di Bolaang Mongondow Selatan

Selasa, 01 Maret 2022 | 13:27 WIB
  • author Subhan Sabu
Mengejutkan! Pengakuan Pria Yang Dulu Viral Mengaku Tuhan Di Bolaang Mongondow Selatan
Pria di Bonsel akhirnya mengaku siap dibina. Foto : Subhan/SINDOnews

BOLSEL, iNews.id - Masih ingat dengan pria asal Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), yang dulu viral karena ia sempat mengaku bertemu Allah dan anaknya adalah jelmaan Nabi Isa? Pengakuannya kini sangat mengejutkan. 

Dari upaya pendalaman yang dilakukan oleh Kementerian Agama (Kemenag) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bolsel terkait laporan adanya dugaan aliran sesat yang berkedok pengobatan alternatif, pria bernama Partin Botutihe alias Danggu Tini (50) itu mengaku bersalah dan bersedia dibina. 

"Dia mengaku bahwa berawal dari sebuah mimpi didatangi sosok seorang kakek (orang tua lanjut usia) kala itu yang bersangkutan tinggal di kebun," kata Ketua MUI Bolsel Muhammad Pakaya, Selasa (1/3/2022).

Dalam mimpinya sosok kakek tersebut memberikan sebuah kelebihan dalam hal pengobatan alternatif. Berawal mengobati sang istri dari penyakit dan ternyata sembuh, dia kemudian menjalankan praktek pengobatan alternatif. 

"Mantera-mantera yang diucapkan kebanyakan perpaduan bahasa arab, bahasa daerah dan bahasa yang bersangkutan sendiri tidak mengerti," sambung Ketua MUI Bolsel.

Pria yang bekerja sebagai petani dan tinggal di Desa Milangodaa Barat, Kecamatan Tomini, Kabupaten Bolsel itu juga mengakui bahwa dirinya hanya mengecap pendidikan formal sampai pada jenjang Sekolah Dasar (SD) Kelas Empat.

Editor: Miftahudin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut