get app
inews
Aa Text
Read Next : BI Tegal Serahkan 1.000 Bibit Mangrove Ke Pemkot Tegal

BI Tegal Siapkan Penukaran Uang Baru 3.000 Paket

Selasa, 10 Maret 2026 | 19:21 WIB
header img
Antrean warga dengan tertib melakukan penukaran uang di beberapa loket yang tersedia. (Foto: Nino)

KOTA TEGAL, iNewsTegal.id - Bank Indonesia Tegal membuka layanan penukaran uang bagi masyarakat sebanyak 3.000 paket di Gedung Hanggawana Jalan Kapten Sudibyo Kota Tegal, Selasa (10/3/2026). Penukaran tersebut diikuti warga yang telah mendaftar dan memperoleh kuota melalui situs resmi website pintar.bi.go.id.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Bimala menyampaikan, khusus untuk di Kota Tegal, Bank Indonesia menyediakan total 3.000 paket, yang dibagi dalam tiga hari, untuk satu hari pihaknya menukarkan 1.000 paket, dan untuk masing-masing paket maksimal sebesar Rp.5.300.000,- dengan rincian pecahan Rp.50.000 maksimal 50 lembar atau sebesar Rp.2.500.000, pecahan Rp.20.000 maksimal 50 lembar atau Rp.1.000.000, untuk pecahan Rp.10.000 maksimal sebanyak 100 lembar atau Rp.1000.000, untuk pecahan Rp.5.000 maksimal sebanyak 100 lembar atau sebesar Rp.500.000, untuk pecahan Rp.2.000 maksimal sebanyak 100 lembar atau sebanyak Rp.200.000 dan terakhir pecahan Rp.1.000 maksimal 100 lembar atau sebesar Rp.100.000.

Sejak pagi, warga yang telah mengantongi jadwal penukaran datang secara bergantian sesuai waktu yang tertera pada bukti pemesanan. Petugas juga melakukan pengecekan bukti pendaftaran serta identitas penukar sebelum masyarakat memasuki area layanan, sehingga proses antrean terlihat tertib dan tidak menimbulkan kerumunan.

Penukaran uang dilakukan melalui beberapa loket layanan sehingga prosesnya berlangsung relatif cepat. Masyarakat yang datang hanya perlu menunjukkan bukti pemesanan dari website dan menunggu giliran untuk menukarkan uang sesuai nominal yang dipesan melalui PINTAR.

"Syukur alhamdulillah penukaran uang di Kota Tegal yang dimulai hari ini, Selasa (10/3/2026) berjalan tertib dan aman. Masyarakat sudah memahami bahwa penukaran uang periode Ramadan Tahun 2026 ini wajib menggunakan PINTAR. Karena menggunakan PINTAR memberikan kenyamanan dan juga pemerataan untuk masyarakat," ujar Bimala.

Sampai dengan saat ini penukaran melalui PINTAR terealisasi, semua mengambil paket-paketnya meskipun ada beberapa masyarakat yang tidak mengambil uang pecahan. "Ini terbukti bahwa masyarakat sudah sangat mengenal PINTAR. Antrian tidak mengalami panjang karena di PINTAR sudah dibagi berdasarkan waktu, jam kedatangan sehingga memberikan kepastian masyarakat untuk menukar uang," terangnya.

Selain itu, masyarakat saat ini juga sudah menggunakan proses pembayaran secara non tunai untuk di periode Ramadan ditunjukan dengan peningkatan transaksi QRIS dibandingkan 2024-2025 meningkat hampir dua kali lipatnya.

"Kami imbau mari lebih banyak pembayaran dengan menggunakan non tunai karena saat ini lebih dipermudah dengan adanya QRIS terima dan QRIS transfer yang bisa langsung masuk ke rekening. Semoga Serambi 2026 lancar sampai Idul Fitri dan memberikan manfaat kepada masyarakat," harap Bimala.

Salah seorang penukar uang, Rahma (32) menyampaikan bahwa proses penukaran berlangsung cepat dan tertib. Menurutnya, masyarakat yang hadir merupakan mereka yang sebelumnya telah berhasil mendapatkan kuota saat pendaftaran melalui website pintar.bi.go.id.

“Memang harus war waktu daftar di website, jadi yang bisa tukar hari ini hanya yang sudah dapat kuota,namun sistem ini dirasa lebih fair supaya meminimalisir rusuh juga” ujarnya.

Editor : Rebecca

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut