Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku Hewan DKPPP Kota Tegal Lakukan Pemantauan Rutin
Advertisement . Scroll to see content

Bupati Semarang Usulkan KLB, Dampak Wabah PMK Meluas

Selasa, 07 Juni 2022 | 14:56 WIB
  • author Ahmad Antoni
Bupati Semarang Usulkan KLB, Dampak Wabah PMK Meluas
Bupati Semarang mengusulkan PMK terkait kasus PMK yang semakin meluas. (foto: ist)

SEMARANG, iNews.id - Bupati Semarang Ngesti Nugraha akan mengusulkan kepada Menteri Pertanian melalui Gubernur Jawa Tengah untuk menyatakan kondisi saat ini sebagai kejadian luar biasa (KLB). 

Penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak, khususnya sapi di Kabupaten Semarang terus meluas. Hingga saat ini, tercatat ratusan ekor sapi yang tersebar di 14 wilayah kecamatan di Kabupaten Semarang terindikasi tertular penyakit.

Langkah ini dilakukan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang dapat menggunakan dana tak terduga (TT) untuk menanggulangi wabah PMK.

"Dalam kondisi KLB, kami dapat menggunakan dana TT untuk menanggulangi wabah PMK. Harapannya, PMK bisa segera dibasmi dan kondisi peternakan warga bisa cepat pulih," katanya, Selasa (7/6/2022).  

Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Pangan Kabupaten Semarang Wigati Sunu menjelaskan, jumlah sapi yang terindikasi tertular PMK hingga saat ini mencapai 873 ekor. "Penyebaran PMK telah meluas di 14 kecamatan dari total 19 kecamatan," katanya.

Dia menyatakan, Dinas Pertanian, Peternakan dan Pangan Kabupaten Semarang sudah membentuk unit respon cepat di tiap kecamatan.  "Tim unit respons cepat sudah bekerja memberikan pengobatan sapi yang terinfeksi virus penyebab PMK," ujarnya.

Editor: Miftahudin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut