Ternyata Masih Ada Warga Kota Tegal Buang Air Besar Gunakan Helikopter

Nino Moebi
Jamban terbuka (helikopter) di wilayah RW 03 Kelurahan Muarareja menjadi perhatian Komisi III DPRD Kota Tegal. (Foto: Nino/iNewsTegal.id)

"Itu pemahaman yang mereka miliki. Maka, kami dorong kepada dinas terkait dalam hal ini DPUPR Bidang Cipta Karya mencoba untuk mengkaji bagaimana pembuatan jamban di daerah rob tinggi agar air tidak naik. Saya yakin pasti ada solusinya," kata Sutari, Rabu (26/11/2025).

Perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) termasuk salah satu contoh perilaku yang tidak sehat. Open Defecation Free (ODF) adalah kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan.

"Jamban Helikopter dalam lingkungan medis, dikenal dengan istilah BABS atau buang air besar di sungai dengan bilik," ujar Sutari.

Sementara dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) Wahyu Adi Saputro ST menyampaikan, sebenarnya jamban berada diatas saluran atau sungai itu tidak diperkenankan. Tapi, karena warga terdesak dengan kondisi jamban yang ada.

"Memang butuh septik yang komunal yang menggunakan produk pabrikasi, yang tidak terkontaminasi dengan air rob. Nanti bisa diusulkan ke bidang Cipta Karya," terang Wahyu.

Editor : Rebecca

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network