Ketua DPRD Kota Tegal Pertanyakan Netralitas Pemkot Tegal Terhadap Parpol

Nino Moebi
Ketua DPRD Kota Tegal, KRT Kusnendro ST memberikan keterangan kepada wartawan di kantornya. (Foto: Nino)

KOTA TEGAL, iNewsTegal.id - Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal, Jawa Tengah pertanyakan netralitas Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal terkait kebijakan terhadap Partai Politik.

Ketua DPRD Kota Tegal, KRT Kusnendro ST mempertanyakan kegiatan senam bersama bertema tari Geol waktu dan tempat yang berbarengan dengan acara Kirab Budaya yang digagas oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Minggu (15/3/2026) pagi.

Kusnendro menyampaikan, terkait dengan Tari Geol menurut Pemkot Tegal bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan budaya menjelang Ramadhan, namun ada kegiatan parpol di lokasi tersebut. "Yang menjadi pertanyaan kita semua, kenapa acara itu berbarengan di tempat dan waktu yang sama," kata Kusnendro di kantornya, Jumat (13/2/2026) sore.

Menurut Kusnendro menilai ada indikasi keterlibatan Pemkot Tegal dalam parti politik karena Tari Geol diikuti oleh warga masyarakat yang melibatkan organisasi-organisasi Pemkot Tegal.

Mulai dari OPD yang punya garis kebawah juga dilibatkan. Seperti kecamatan mengundang lurah, selanjut ke RW, RT, PKK, Posyandu dan lainnya semua dikerahkan untuk keterlibatan Tari Geol. Disisi lain disitu ada kegiatan kirab budaya Partai Solidaritas Indonesia yang tempatnya berhimpitan dan bersamaan.

"Ini yang membuat pertanyaan kepada Pemkot Tegal. Apakah tidak ada hari lain. Kalau tidak ada indikasi apa-apa harusnya salah satu mengalah. Tema kegiatan mereka hampir sama," ucap Kusnendro.

Sesuai pamplet yang beredar kata Kusnendro kegiatan PSI jalurnya dari Jalan Pancasila memutar Alun-alun. Sedangkan tari Geol berlokasi di Alun-alun hingga Jalan Ko Gede Sebayu Kota Tegal.

Dalam waktu dekat DPRD Kota Tegal akan mengundang Pemkot Tegal untuk klarifikasi, mempertanyakan persoalan tersebut. Boleh lah, Pemkot Tegal memfasilitasi apa lagi Parpol sah kemudian bahwa itu adalah sebuah pilar demokrasi. Pemkot boleh memfasilitasi tempat. Tetapi ini seolah-olah ada indikasi pengerahan massa yang dilakukan oleh Pemkot Tegal melalui ASN, OPD yang memiliki organisasi.

"Ini yang menjadi penyikapan kita. Kenapa sih Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) memberikan ijin tempat," terang Kusnendro.

Kusnendro mengaku kegiatan tersebut tidak ada pemberitahuan dan komunikasi sama sekali dari Pemkot Tegal. Hanya saja dirinya sudah konfirmasi kepada Ketua Panitia yakni Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kota Tegal Dr Drs Ikrar Yuswan Apendi MM. Menurut keterangan dari Pak Ikrar, saat dikonfirmasi jawabnya dirinya juga tidak tahu menahu. "Baru tahu semalam ketika rapat cek terkahir kegiatan yang ternyata ada kegiatan PSI di Jalan Pancasila," ujar Kusnendro menirukan Ikrar.

"Ini sebagai bentuk pengawasan kita DPRD Kota Tegal terhadap kegiatan Pemkot Tegal ini netralitasnya harus tetap terjaga. Apa lagi dengan situasi seperti ini banyak timbul pertanyaan masyarakat," tutup Kusnendro.

Terpisah Kepala Dinporapar Kota Tegal Dr Drs Ikrar Yuswan Apendi MM saat dikonfirmasi membenarkan pada Minggu (15/2/2026) mendatang ada kegiatan senam bersama dan tari Geol dengan tema 'Geol Tegal Mendunia' lokasi Car Free Day (CFD), komplek Balai Kota dan sekitar Alun-alun Kota Tegal.

"Menurut rencana dimulai pukul 07.00-08.30 WIB diikuti sekira 6. 000 peserta tari Geol. Acara tari Geol tersebut dalam rangka mempromosikan Kota Tegal agar dikenal dunia," terangnya.

Saat disinggung ada kegiatan Parpol di Jalan Pancasila pada hari dan waktu yang hampir bersamaan, Ikrar menyampaikan bahwa dirinya tidak tahu kalau hari itu ada kegiatan Parpol di Jalan Pancasila. "Kalau waktunya tidak berbarengan. Karena pukul 08.30 WIB tadi Geol sudah selesai. Saya tidak tahu kalau ada itu," terang Ikrar.

Sementara Leaflet yang sudah beredar luas DPD PSI Kota Tegal, menggelar Kirab Budaya pada Minggu, 15 Februari 2026, waktu 08.00 hingga selesai, menampilkan mobil hias gajah,.drum band, tarian, gunungan, kesenian kuntulan, barongsai, panji-panji PSI dengan start Jalan Pancasila dan finish Alun-alun Kota Tegal dihadiri Presiden Ke 7 Joko Widodo (Jokowi). Bahkan, foto diri Joko Widodo sudah terpasang di sejumlah titik di Kota Tegal.

Ketua DPD PSI Kota Tegal, Yusuf Al Baihaqi saat dikonfirmasi hingga berita ini ditulis belum bisa dihubungi.

Editor : Rebecca

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network