Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kepemimpinan Dewan Keamanan PBB Diambil Alih Rusia
Advertisement . Scroll to see content

4 Negara dengan Janda Terbanyak, Nomor 3 Tengah Perang Melawan Ukraina

Sabtu, 16 Juli 2022 | 07:54 WIB
  • author Rizky Darmawan/NET
4 Negara dengan Janda Terbanyak, Nomor 3 Tengah Perang Melawan Ukraina
Empat negara ini merupakan negara dengan jumlah janda terbanyak di dunia. (Foto: Ilustrasi/DOK.iNews.id)

Menurut data dari world population review, Maladewa menempati posisi tertinggi dan memiliki janda terbanyak dengan angka perceraian 5.52 per 1000 orang sepanjang tahun 2020 sampai 2021.

2. Kazakhstan 

Banyak munculnya jenis pernikahan baru di Kazakhstan membuat tingkat pernikahan di negara tersebut melambung tinggi. Namun tingginya angka pernikahan ini juga diikuti dengan tingkat perceraian yang tinggi pula. 

Tahun 2020-2021 negara ini memiliki tingkat perceraian sebanyak 4.6 per 1000 orang yang banyak memunculkan janda baru. Data diperoleh dari world population review. 

3. Rusia

Dengan jumlah populasi lebih dari 146 juta penduduk, para warga Rusia juga memiliki tingkat perceraian tinggi. penyebab perceraian ini banyak karena faktor ekonomi dan komitmen antar pasangan. 

Rusia memiliki tingkat perceraian sebesar 3.9 per 1000 orang pada tahun 2020 sampai 2021, yang menyebabkan banyaknya jumlah janda. Data ini diambil dari world population review.

4. Belarusia 

Masalah ekonomi menjadi penyebab tingginya tingkat perceraian yang tinggi di negara ini. Hal ini juga dikarenakan ekonomi negara Belarusia yang tidak stabil bahkan banyak wanita yang menikah dengan orang dari luar negeri. Sebanyak 3.7 dari 1000 orang di Belarusia mengalami perceraian dari data world population review. Sehingga jumlah janda di negara ini tergolong banyak.

Editor: Miftahudin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut