Produktivitas Bawang Merah Merosot, Ganjar Dorong Pemulihan Lahan Pertanian

Zafran Arshaka
.
Rabu, 14 September 2022 | 21:45 WIB
Ganjar berdialog dengan petani bawang merah di Desa Krasak Kecamatan/Kabupaten Brebes. (Foto: Zafran Arshaka)

BREBES, iNews.id - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta semua pihak turun tangan untuk mengatasi penurunan produktivitas bawang merah. yang saat ini terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Brebes. Hal itu disampaikan Ganjar saat berdialog dengan petani bawang merah di Desa Krasak, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Rabu (14/9/2022). 

Penurunan produktivitas itu dinilai menjadi salah satu penyebab harga bawang merah di pasar tinggi dan berpengaruh pada inflasi di Jawa Tengah.

"Ini saya cek karena kenapa ya harga bawang merah ini kok kontribusi pada inflasinya tinggi sekali. Ternyata produksinya di sini juga tidak terlalu optimal," ujar Ganjar. 

Dari berdialog dengan para petani, Ganjar mengetahui jika penurunan produktivitas itu disebabkan oleh sejumlah faktor. Antara lain kerusakan tanah pada lahan pertanian seperti berkurangnya unsur hara pada tanah sehingga tanah menjadi keras, terlalu banyak penggunaan pupuk kimia dan pestisida, serta faktor cuaca.

"Tadi sudah kita cek, tapi dari pengakuan kawan-kawan semua sudah menyadari dan menyampaikan informasi kayaknya berkurang produktivitasnya. Maka tugas kita sekarang mengembalikan unsur hara tanah," pinta Ganjar.

Ganjar mengimbau pengembalian kesuburan tanah agar produktivitas kembali meningkatkan menjadi pekerjaan rumah seluruh elemen terkait. Gubernur langsung meminta Dinas Pertanian, baik tingkat provinsi maupun kabupaten, untuk terus melakukan pendampingan kepada para petani. Termasuk pihak swasta juga dimina untuk ikut berpartisipasi membantu para petani memulihkan lahannya.

"Kita harapkan nanti kampus juga kita libatkan. Jadi bagaimana mengembalikan tanah ini agar subur. Nanti generasi mudanya, Poktan, dan Gapoktan kita siap untuk melatih mereka. Tujuannya agar kemudian tanah ini bisa dijadikan sebagai lahan pertanian pangan berkelanjutan, bisa padi, bisa bawang merah," jelasnya.

Halaman : 1 2
Bagikan Artikel Ini