Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Viral! Perempuan Ini Mengaku Alami Pelecehan Seksual di KRL Selama 2 Hari Berturut-Turut
Advertisement . Scroll to see content

Tentara Wanita Ini Alami Pelecehan Hingga Dipaksa Aborsi Tanpa Pembiusan

Jum'at, 24 Desember 2021 | 18:13 WIB
  • author Susi Susanti
Tentara Wanita Ini Alami Pelecehan Hingga Dipaksa Aborsi Tanpa Pembiusan
Tentara wanita Korea Utara (Foto: Pen News)

PYONGYANG, iNews.id - Tidak kuat dengan situasi di negaranya, Jennifer Kim seorang tentara wanita Korea Utara (Korut) melarikan diri dari negaranya dan dianggap sebagai pembelot. Ia menceritakan kisah pilunya saat dipaksa melakukan aborsi tanpa pembiusan. Selain itu kerap kali menghadapi pelecehan seksual dan kelaparan. Kim mengatakan bahwa para pejuang wanita di ketentaraan juga terpaksa menggunakan “kaus kaki” yang basah sebagai pembalut.

Berbicara tentang perlakuannya di negara komunis yang tertutup itu kepada Komite Hak Asasi Manusia di Korea Utara (HRNK), dia juga mengklaim bahwa dia dipaksa untuk mencelupkan tangannya ke dalam air dingin yang membuat tangannya membeku dan disuruh bergantung di batang besi sehingga kulit tangannya robek sebagai bentuk hukuman.

“Jika saya menolak permintaannya, saya tidak dapat menjadi anggota Partai Buruh Korea,” kenangnya. Dia menceritakan kala itu, seorang penasihat politik diduga melakukan pelecehan seksual ketika dia dipanggil ke kantornya pada usia 23 tahun.

“Jika saya kembali ke masyarakat tanpa bisa bergabung dengan partai, saya dianggap sebagai anak bermasalah dan saya akan distigmatisasi seumur hidup,” lanjutnya. “Itu berarti Anda tidak akan bisa mendapatkan pekerjaan yang baik dan itu akan menjadi masalah ketika Anda mencoba untuk menikah - apa yang bisa saya pilih?,” terangnya.

“Pada akhirnya, saya diserang secara seksual olehnya,” ujarnya.

Editor: Miftahudin

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut