9 Orang Positif Narkotika, Ekstasi dan Sabu Diamankan BNNP Jateng dan BNN Kota Tegal
Agus Rohmat menilai hasil razia tersebut menjadi bahan evaluasi penting dalam memperkuat strategi P4GN di Jawa Tengah. Menurut Agus, pencegahan penyalahgunaan narkotika harus dibangun melalui sistem pengawasan yang melibatkan pemerintah, aparat, pelaku usaha, hingga masyarakat.
“Setiap temuan di lapangan harus menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat strategi kita. P4GN tidak cukup dilakukan dengan operasi penindakan, tetapi harus dibangun sebagai sebuah sistem yang melibatkan seluruh unsur. Kita perlu memastikan lingkungan yang memiliki potensi kerawanan memiliki mekanisme pencegahan dan pengawasan yang berjalan,” ujar Agus Rohmat.
Ia menegaskan, BNNP Jawa Tengah akan terus mendorong pendekatan yang seimbang antara pencegahan, pemberantasan, dan rehabilitasi. Upaya pemberantasan diarahkan untuk memutus mata rantai peredaran gelap narkotika, sementara masyarakat yang terpapar penyalahgunaan harus mendapatkan penanganan yang tepat agar tidak semakin jauh terjerumus.
“Kita tidak boleh melihat persoalan narkotika hanya 9 sisi penindakan. Ada mata rantai yang harus diputus dan ada manusia yang harus diselamatkan. 0pz itu, strategi kita harus berjalan beriringan antara hard power dan soft power, tegas terhadap jaringan peredaran gelap, sekaligus memberikan ruang pemulihan bagi mereka yang membutuhkan rehabilitasi,” tegasnya.
Agus juga menekankan bahwa langkah tersebut sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas, memperkuat ketahanan sosial, serta menciptakan lingkungan masyarakat yang aman dan sehat.
Editor : Rebecca